Profil Negara Singapura

Singapura merupakan negara yang dikenal karena patung air mancur singa yang terletak di Merlion. Luas wilayah negara ini, dapat dikatakan kecil, ± 618 km2. Secara astronomi, letak wilayah singapura terletak pada 150 Lintang Utara – 350 Lintang Utara dan 1030 Bujur Timur – 1040 Bujur Timur.


Iklim yang dimiliki oleh negara Singapura yaitu tropik khatulistiwa. Negara yang terletak di Ujung Selatan Semenanjung Malaya di Asia Tenggara ini memiliki musim Muson basah pada bulan November dan Desember. Pada zaman dahulu, Singapuran merupakan negara yang memiliki banyak hutan, namun karena banyaknya perpindahan penduduk dari suatu negara akhirnya hutan menjadi berkurang, dan hanya menyisakan Singapore Botanic Garden

Singapore Botanic Garden merupakan hutan tanam yang dilindungi oleh pemerintahan Singapura. Perpindahan penduduk ke Singapura disebabkan karena pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat di negara tersebut. Bahkan banyak yang menjuluki Singapura merupakan surga belanja, sebab disana banyak toko-toko yang menawarkan brand-brand yang cukup terkenal dan menarik.

Negara yang berbatasan dengan malaysia di sebelah Utara, berbatasan dengan indonesia di sebelah Selatan, berbatasan dengan Indonesia di Selat Malaka disebelah Barat, dan berbatasan dengan Laut Cina Selatan di sebelah Timur, memiliki pelabuhan yang paling sibuk didunia nomor dua, pada tahun 2005, karena pesatnya ekonomi di negara tersebut. Semenjak dibukanya terusan Suez, kegiatan di pelabuhan Singapura menjadi:

1.    Pengisian bahan bakar, sehingga menjadi persinggahan bagi kapal - kapal yang akan berlayar.
2.    Pelabuhan transit untuk ekspor barang-barang dari negara-negara disekitar wilayah di Singapura untuk dipindahkan ke kapal-kapal tujuan.

Mata uang di negara Singapura menggunakan dolar Singapura bersimbol S$ dan disingkat SGD. Singapura merupakan bagian dari anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan ASEAN. S. Rajaratnam merupakan perwakilan dari Singapura yang pernah memprakarsai berdirinya ASEAN (Association of South East Asia Nation).

Sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, Singapura menjadi negara yang terdiri dari berbagai macam etnis. Etnis yang beragam menyebabkan bahasa yang berkembang di negara tersebut menjadi beragam pula. Terdapat empat bahasa resmi di negara Singapura, bahasa tersebut yaitu melayu, China, Inggris, dan Tamil.

Sekalipun memiliki empat bahasa resmi, namun Singapura memiliki bahasa nasional, yaitu Melayu. Namun bahasa inggris tetap menjadi pengantar untuk pendidikan di Singapura, dan industri perdagangan di negara tersebut. Perbedaan dalam bahasa, tidak menjamin keseragaman dalam agama untuk suatu bangsa.

Singapura tergolong negara yang memiliki ajaran agama yang berbeda-beda, namun kebebasan untuk beribadah sangat dijamin dalam konstitusi negara tersebut. Ajaran Budha dianut oleh Orang China, sedangkan ajaran Muslim dianut oleh Orang melayu dan Pakistan. Meskipun demikian, populasi di Singapura, menganut ajaran Kristen sebesar 10%, berbeda dengan Budha hingga 33%.

Bandara udara internasional yang dimiliki oleh negara Singapura yaitu Bandar Udara Changi Singapura. Selain, memiliki pelabuhan tersibuk di dunia dan bandar udara internasional, Singapura memiliki sistem kereta Mass Rapid Transit atau yang dikenal dengan MRT. Sistem MRT sangat dikenal diberbagai penduduk di dunia, karena dapat menghubungkan dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat.

Tingkat melek huruf di Singapura sangat tinggi, 90% individu yang berusia di atas 15 tahun sudah mampu membaca dan menulis dengan baik. Sebagai negara terkecil, Singapura sangat menjunjung tinggi pendidikan. Banyak pelajar-pelajar dari berbagai negara belahan di dunia memilih untuk sekolah di sana, di universitas-universitas yang ada di Singapura.


National University of Singapore menjadi universitas yang paling dikenal di negara tersebut. Seperti yang disebutkan selumnya, bahwa pertumbuhan ekonomi di Singapura tergolong pesat, menjadikan Singapura memperoleh julukan sebagai Macan Asia. Macan Asia terdiri dari empat negara, salah satunya Singapura, kemudian Hongkong, Korea Selatan, dan Taiwan.