Penjelasan tentang Sungai dan Jenis-Jenisnya

aksespelajaran.blogspot.com kali ini akan memberikan penjelasan tentang hal-hal yang berhubungan dengan sungai. Selain itu, dijelaskan pula tentang jenis-jenis sungai. Perhatikan penjelasan di bawah ini.



Sungai merupakan air tawar yang berasal dari sumber alamiah. Di mana sungai ini mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah. Untuk selanjutnya menuju atau bermuara ke laut, danau, atau sungai yang lebih besar.

Arus air pada bagian hulu sungai pada umumnya lebih deras dibandingkan dengan arus sungai yang berada di daerah hilir. Aliran sungai pada umumnya berliku-liku. Ini disebabkan terjadi proses pengikisan dan pengendapan di sepanjang sungai. 


Sungai dapat dikatakan sebagai jalan air yang alami. Untuk selanjutnya, mengalir menuju ke samudra, danau atau laut atau bahkan ke sungai-sungai yang lain. Selain itu, sungai juga merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi.

Air dalam sungai biasanya terkumpul dari presipitasi. Selain itu, juga berasal dari salju atau lelehan es. Adapun proses terbentuknya sungai yaitu air yang ada di daratan, mengalir melalui sebuah saluran menuju ke tempat yang lebih rendah. 

Semula saluran yang dilalui relatif sempit dan pendek. Meskipun demikian, secara alami, proses ini mengikis daerah yang dilalui. Hal ini menyebabkan saluran semakin lama menjadi semakin lebar dan panjang sehingga terbentuk sungai.

Jenis –Jenis Sungai

Menurut jumlah air, dibedakan menjadi:
  1. Sungai episodik. Merupakan sungai di mana pada saat musim kemarau, airnya kering. Sedangkan, pada saat musim hujan, jumlah airnya banyak. 
  2. Sungai permanen. Merupakan sungai di mana debit airnya relatif tetap sepanjang tahun.
  3. Sungai periodik. Merupakan sungai di mana pada saat musim hujan airnya banyak. Sedangkan, pada saat musim kemarau, airnya sedikit,

Menurut pola alirannya, dibedakan menjadi:
  1. Pola aliran radial atau menjari. Di mana pola ini berbentuk seperti jari. Pola ini dibagi menjadi dua yaitu radial sentrifugal dan radial sentripetal.
  2. Pola aliran trelis. Bentuk pola aliran ini seperti sirip yang dapat ditemukan di lipatan pegunungan. 
  3. Pola aliran dendritik. Di mana polanya tidak teratur. Pola ini dapat ditemukan di daerah dataran dan pantai.
  4. Pola aliran anular. Bentuk pola ini pada awalnya aliran radial sentrifugal, kemudian muncul sungai subseken yang sejajar, sungai obsekuen, dan resekuen. Pola bentuk ini dapat ditemui di dome stadium dewasa. 
  5. Pola aliran rectanguler. Pola ini berbentuk sudut siku, dapat ditemukan di daerah patahan atau batuan yang tingkat kekerasannya berbeda.

Lebih lanjut ilmu yang mempelajari tentang bentuk dan ukuran, sifat, jenis, dan perilaku sungai dengan segala aspek dan perubahannya dalam dimensi ruang dan waktu dinamakan dengan morfologi sungai. Adapun manfaat dari keberadan sungai yaitu:
  1. Bagi manusia, air sungai dapat digunakan untuk memasak, mencuci, irigasi pertanian, mandi, dan sumber air minum. 
  2. Air besar dapat digunakan sebagai sarana transportasi untuk menghubungkan satu wilayah dengan wilayah yang lain.
  3. Untuk pembangkit listrik tenaga air atau PLTA. 

Demikian penjelasan tentang sungai dan jenis-jenisnya. Semoga bermanfaat.